Description
penulis: Syaiful Anwar, Muhlis, Zeze Zakaria Hamzah, Muchamad Hamdani, Nazwa Rahmania, Ahmad Firdaus, Dwi Tiara Hardianti, Ferdiansyah Firdaus, Imel Amalia, Juwita Aidil Adha, Murdiana, Muhammad Yasir Arafat, Rifa Luthfia Hakim, Riska Oktaviani, Ria Vivian Ramadhani, Selfi Septiani, Siti Lisawati
Buku ini merekam pengalaman implementasi WALINGHEALTH (Waste, Recycling, and Health), yang dilaksanakan oleh UKM Kaffah dari Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara. Sebuah program pemberdayaan masyarakat desa yang memadukan pengelolaan sampah, daur ulang, dan kesehatan lingkungan. Dilaksanakan di Desa Leuweungkolot, Kabupaten Bogor, program ini lahir dari keresahan atas persoalan sampah yang dikelola secara tradisional—dibakar, dibuang ke sungai, atau ditimbun—yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan sosial.
Tiga pilar utama menjadi fokus: Waste (penjadwalan dan pengangkutan sampah), Recycling (pemanfaatan limbah menjadi kompos, paving block, dan kerajinan), serta Health (edukasi perilaku hidup bersih dan sehat dan pemantauan kesehatan warga). Dengan melibatkan komunitas lokal seperti Karang Taruna, PKK, dan GASSAH, program ini membangun partisipasi warga sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Secara keseluruhan, buku ini menjadi dokumentasi penting sekaligus sumber inspirasi tentang bagaimana mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dapat bersinergi mengatasi persoalan lingkungan melalui pendekatan yang sederhana namun berdampak luas. Lebih dari sekadar catatan kegiatan, Refleksi WALINGHEALTH adalah ajakan untuk menjadikan sampah bukan lagi masalah, melainkan sumber daya yang mendukung kesehatan, ekonomi, dan kemandirian desa menuju pembangunan berkelanjutan.
Dengan demikian, WALINGHEALTH diposisikan bukan sekadar proyek sementara, tetapi model pembangunan berkelanjutan yang relevan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).






Reviews
There are no reviews yet.